TENTANG PROJECT NEMESIS
Dashboard ini adalah mirror dari project Nemesis — investigative interface yang dibuat oleh @abilsudarman sebagai bagian dari "Operation Diponegoro", sebuah inisiatif dari Abil Sudarman School of Artificial Intelligence (assai.id).
Project asli & live dashboard original-nya bisa diakses di: assai.id/nemesis
Source code project ini open source dan tersedia di GitHub: github.com/assai-id/nemesis
TENTANG MIRROR INI
Saya, @danangbagusa,
melakukan cloning & mirroring dashboard ini ke domain autose7en.xyz
sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif transparansi publik. Karena project Nemesis
bersifat open source, mirror ini dibuat untuk:
⚙️ Mirror ini di-deploy & dimaintain dengan bantuan Claude Opus 4.7 dari Anthropic sebagai AI assistant untuk setup VPS, backend, frontend customization, dan deployment.
SUMBER DATA
Data yang ditampilkan di sini bersumber dari SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) — sistem resmi pemerintah yang dikelola oleh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).
Akses publik resminya: sirup.inaproc.id
TUJUAN
Transparansi & pengawasan publik terhadap belanja negara. Dashboard ini bukan untuk menuduh, melainkan untuk membuka data agar masyarakat, jurnalis, akademisi, dan pengambil kebijakan dapat melihat anggaran negara dengan lebih jelas.
PANDUAN SINGKAT
Dashboard ini menampilkan 3+ juta paket pengadaan dari seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di Indonesia. Berikut cara membaca & mencari data yang lo butuhkan.
b, ba, ban, dst. memang akan trigger filter di setiap huruf — itu fitur, bukan bug.
STEP 1 — PILIH KATEGORI INSTANSI
STEP 2 — PERSEMPIT WILAYAH (HANYA UNTUK PEMKOT)
Tab Kabupaten dan Kota hanya aktif kalau lo pilih Pemkot. Untuk K/L & Pemprov, otomatis tab "Semua" karena scope-nya pusat/provinsi.
STEP 3 — CARI INSTANSI/DAERAH
Ketik nama yang lo cari, contoh: banyumas, kesehatan, jakarta.
Ketik aja sampai selesai — list otomatis ke-filter ~250ms setelah lo berhenti ngetik.
STEP 4 — LIHAT DETAIL PAKET
Modal popup akan muncul berisi daftar paket pengadaan untuk instansi/daerah tersebut, lengkap dengan nama paket, anggaran, severity, dan reason flagging dari AI.
📱 KHUSUS PENGGUNA SMARTPHONE
Tampilan dashboard di HP didesain ulang khusus mobile-first untuk memprioritaskan utilitas (search, filter, list) daripada peta. Ini panduan singkatnya:
Saat pertama buka, lo akan lihat filter (K/L, Pemprov, dll), tab (Semua, Kabupaten, Kota), search bar, dan list instansi/daerah — semua langsung accessible di satu layar. Gak perlu swipe-swipe lagi.
Ada tombol melayang "🗺️ Tampilkan Peta" di pojok kanan bawah layar. Tap untuk munculin peta di atas (peta akan ambil setengah layar atas, sidebar tetap di bawah). Tap lagi (sekarang jadi "✕ Sembunyikan Peta") untuk balik ke full utility mode.
Tombol filter ditata 2 baris × 2 kolom biar muat dan touch-friendly. Tap salah satu untuk filter data berdasarkan jenis instansi.
Search bar di mobile gak akan auto-zoom saat lo tap (sering jadi masalah di iPhone).
Ketik kata kunci-nya (contoh: banyumas), list akan auto-filter setelah lo selesai ngetik.
Tap salah satu item di list, modal detail paket akan muncul full screen di HP. Modal ini juga responsive dan bisa di-scroll vertikal.
Untuk lihat KPI nasional (Total Pagu, Potensi Pemborosan, dll), tap tombol 📊 KPI di pojok kanan atas header. Panel KPI akan muncul slide dari atas.
📐 SINGKATAN ANGKA — PENTING DIBACA
Untuk menghemat tempat di kartu & tabel, dashboard ini menggunakan singkatan angka standar internasional. Pahami betul singkatan ini sebelum membaca data — selisih satu huruf bisa berarti selisih 1.000 kali lipat!
M di sini berarti JUTA (Million), BUKAN MILIAR.
Sedangkan singkatan B berarti MILIAR (Billion).
Rp 300 M = Rp 300 JUTA (bukan 300 miliar!),
dan Rp 4.8 B = Rp 4.8 MILIAR.
T = Triliun (1.000.000.000.000) — contoh: Rp 3.7 T = Rp 3,7 TriliunB = Miliar / Billion (1.000.000.000) — contoh: Rp 591.7 B = Rp 591,7 MiliarM = Juta / Million (1.000.000) — contoh: Rp 300 M = Rp 300 JutaK = Ribu / Kilo (1.000) — contoh: Rp 50 K = Rp 50 Ribu
Kalau lo masih ragu atau mau lihat nilai persisnya tanpa singkatan, klik kartu/instansi yang lo curigai.
Modal detail paket akan menampilkan nilai pagu lengkap dalam format penuh, contoh:
Rp 1.190.424.000 (dibaca: Rp 1,19 Miliar / Rp 1.190 Juta).
CARA BACA DATA
⚠️ KALAU NEMU YANG MENCURIGAKAN
Kalau lo nemu paket yang AI tandai sebagai pemborosan atau tidak wajar:
Klik paket di modal — lihat ID, nama paket, satker, dan tahun anggaran.
Buka sirup.inaproc.id, search ID/nama paket-nya. Lihat detail lengkap, spesifikasi, lokasi, dan alasan resminya.
Cek juga di LPSE instansi terkait (lpse.[nama-instansi].go.id). Lihat detail tender, peserta lelang, harga penawaran & pemenang. Bandingkan dengan harga pasar.
Bandingkan harga satuan dengan paket sejenis di daerah lain. Cek spesifikasi — apakah wajar untuk jenis pekerjaan tersebut? Screenshot semua bukti.
Kalau yakin ada anomali serius:
UNTUK JURNALIS/PENELITI
Kalau lo wartawan, peneliti, atau aktivis transparansi yang mau publish temuan: